Iman Kristen Belajar Islam


Novel yang Islami
November 29, 2008, 6:48 am
Diarsipkan di bawah: Kekerasan dalam Islam | Tag: , ,

 

Tulisan ini mengulas sebuah novel termasyhur sastrawan Mesir Naguib Mahfouz, “Awlâd Hâratinâ”, dimuat di rubrik sastra Koran Tempo Minggu dua edisi: 4 Juni 2006 “Terusir dari Rumah Besar” dan 11 Juni 2006 “Anak-cucu Al-Gabalawi”

Terusir dari Rumah Besar

NOVEL penting Naguib Mahfouz, sastrawan Mesir peraih Nobel 1988, Awlâd Hâratinâ (Anak-anak Kampung Kami) kembali menyulut kontroversi di negerinya. Inilah novel yang telah menghujani Mahfouz dengan pujian sekaligus fatwa kematian! Sekalipun telah diterjemahkan ke dalam pelbagai bahasa dunia–dengan edisi Inggris dalam dua versi, The Children of Gebelawi dan Children of The Alley–novel ini tetap saja diharamkan terbit di Mesir. (lagi…)



Islam adalah Sumber Kebajikan
November 29, 2008, 6:33 am
Diarsipkan di bawah: Kekerasan dalam Islam | Tag: , , ,

 

Kini Thaha sudah tiada. Tapi namanya mengingatkan saya pada sosok Thaha lainnya yang akhir hayatnya bernasib sama. Thaha kedua adalah Mahmud Muhammad Thaha, guru dari pemikir muslim liberal asal Sudan, Abdullah Ahmad al-Naim.

Pena lebih tajam daripada pedang. Ungkapan itu kadang jadi pujian dan penghargaan bagi para penulis. Namun yang terjadi di Sudan justru sebaliknya: buah pena justru ditebas tajamnya pedang. Pena itu bernama Muhammad Thaha Muhammad Ahmad, Pemimpin Redaksi al-Wifâq, koran harian yang terbit di Khortum, ibu kota Sudan. (lagi…)



Islam Adalah Kasih Sayang
November 29, 2008, 6:17 am
Diarsipkan di bawah: Kekerasan dalam Islam | Tag: , , , ,

 

Pendek kata, misi Islam sebagai bedil adalah melenyapkan segenap ide dan gagasan kemanusiaan yang bersumber dari hasil olah nalar kreatif tanpa menyodorkan alternatif apapun. Karena itu, yang mengemuka adalah Islam sebagai bedil, bukan Islam sebagai badîl.

Saya pernah membaca buku intelektual dan mantan diplomat Jerman, Murad Hofmann, yang sebelum masuk Islam bernama Wilfried Hofmann, Der Islam als Alternative. Edisi Arabnya terbit dengan judul al-Islâm KabadîlBadil dalam bahasa Arab berarti alternatif. Jadi, buku itu menawarkan Islam sebagai alternatif. (lagi…)



Pentingnya Jihad
November 29, 2008, 6:13 am
Diarsipkan di bawah: Kekerasan dalam Islam | Tag: , , ,

 

Ketika kita membaca beberapa literatur Islam klasik dalam masalah jihad, makna peperangan merupakan makna yang baku bagi jihad. Mulai dari para ulama tafsir, hadis, dan fikih, yang telah sedemikian kuatnya “mengunci” jihad dalam makna peperangan saja. Ahli tafsir menyamakan ayat-ayat jihad dengan ayat-ayat pedang dan perang. Pertanyaannya kemudian, benarkah jihad identik dengan peperangan sebagaimana pendapat ulama-ulama di atas?

Pidato Paus Benediktus XIV beberapa waktu lalu yang mengatakan bahwa konsep jihad dalam Islam identik dengan pedang dan kekerasan, ditanggapi kemarahan yang tak wajar oleh umat Islam. Saya katakan tak wajar, karena seolah-olah umat Islam memandang bahwa menyamakan jihad dengan peperangan merupakan sebuah kesalahan yang fatal dan tidak dikenal dalam Islam. (lagi…)



Pandangan Terhadap Jihad
September 6, 2008, 1:19 pm
Diarsipkan di bawah: Kekerasan dalam Islam | Tag: , ,

Ada yang luput dari perhatian kita di tengah gencarnya berita tentang terorisme akhir-akhir ini. Beberapa hari lalu (4/12), sekelompok organisasi Islam “garis keras” mengadakan pertemuan yang menurut saya cukup penting, khususnya karena mereka mendiskusikan tema yang sangat relevan, yakni tentang konsep jihad.

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh, antara lain, MMI (Majelis Mujahidin Indonesia), FPI (Front Pembela Islam), dan HTI (Hizbut Tahrir Indonesia), para aktivis Islam itu berpandangan bahwa jihad tidak bisa dilakukan dengan cara-cara yang tidak manusiawi, seperti meneror dan melakukan bom bunuh diri.

Peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di tanah air selama ini, menurut mereka, bukanlah jihad, dan karenanya para pelakukanya bukanlah syahid (martir) yang mendapatkan ganjaran surga. Sebaliknya, para pelaku bom bunuh diri itu adalah penjahat yang harus dikecam. (lagi…)



Tragedi Sudan dan Rezim Islamis
September 4, 2008, 12:02 pm
Diarsipkan di bawah: Kekerasan dalam Islam | Tag: , , ,

Konspirasi ini dibangun berdasarkan kepentingan yang saling menguntungkan: pemerintah membutuhkan legitimasi agama untuk melanggengkan kekuasaan politik yang diraihnya dengan cara-cara kotor, sementara bagi kubu Muslim radikal, koalisi dengan pemerintah merupakan kesempatan emas untuk menikmati kekuasaan yang mereka impikan.

Suatu saat, sejumlah pengungsi Sudan mengunjungi museum Holocaust di Washington, D.C. Di museum ini mereka menyaksikan gunungan sepatu yang dikumpulkan dari para korban pembantaian Nazi yang sadis itu. Mengomentari peristiwa yang memakan korban jutaan nyawa manusia di bawah komando si kecil yang kejam itu, Hitler, salah seorang pengungsi berkata: “Perbedaan antara para korban di Sudan dengan korban Holocaust adalah kami tidak punya sepatu dan tidak seorang pun tahu nama kami.” (lagi…)



Apa motivasi mereka?
September 1, 2008, 12:35 pm
Diarsipkan di bawah: Kekerasan dalam Islam | Tag: , , ,

Menurut saya, Islam tidaklah selalu identik dengan kekerasan. Sebagaimana Muhammad belajar Alkitab melalui istri “kristennya“, tentu prinsip kasih di dalam Alkitab meresap juga dalam hatinya.

Saya percaya, kalau prinsip kasih Alkitab yang ada di dalam Alquran diterapkan, Islam menjadi wajah yang ramah. Ini adalah salah satu wajah ramah islam: http://www.irshadmanji.com/, seorang wanita islam yang luar biasa. Untuk nona yang satu ini…, saya senang bisa ketemu dengan website anda.

Btw, apa motivasi dari gambar berikut ini? Apakah ini merupakan wajah Islam?

Berikan pendapat anda.



Gadis 2 tahun belajar Islam
September 1, 2008, 12:26 pm
Diarsipkan di bawah: Kekerasan dalam Islam | Tag: , , ,

Have you skilled your child become truly Islam?

Please, give your comments…..



Benarkah Geert Wilders?
Agustus 30, 2008, 3:13 pm
Diarsipkan di bawah: Kekerasan dalam Islam | Tag: , ,

(Tanggapan untuk tulisan Ulil Abshar-Abdalla “Tentang Film Fitna”)

Ayat-ayat Alquran dan hadis-hadis cukup banyak yang membenarkan pandangan Wilders. Sebagian muslim menepisnya dengan berbagai cara. Antara lain dengan mengatakan bahwa ayat-ayat dan hadis-hadis “negatif” tidak dapat dipahami begitu saja: jika ayat, maka tidak boleh dipahami secara religious illiteracy; jika hadis, maka dapat dipastikan (atau dianggap) tidak sahih.

Fenomena Geert Wilders dengan film Fitna-nya membuat umat Islam berang. Fitnah yang digambarkan Wilders dalam film itu ditepis mati-matian oleh umat Islam sebagai tuduhan tidak mendasar yang tidak lain adalah bentuk kebencian seorang Wilders terhadap Islam. Dapat dipastikan bahwa kebencian yang ada dalam pikiran seorang Wilders mewakili pandangan sebagian masyarakat Barat, besar atau kecil. Hal ini bisa dimaklumi. Peradaban Barat yang berdiri di atas rasionalitas-manusiawi, setelah berjuang keras menegakkannya, tentu sangat khawatir melihat arus budaya irasional yang mulai mengambil tempat di Barat dengan meningkatnya populasi kaum muslim di sana. (lagi…)



Buku Pelajaran Islam
Agustus 30, 2008, 2:39 pm
Diarsipkan di bawah: Kekerasan dalam Islam | Tag: , ,

Di hampir setiap buku daras (text book) yang diajarkan di sekolah-sekolah Arab Saudi –dan saya kira juga di negeri Islam lainnya—murid-murid diajarkan tentang keluruhan Islam dan Islam sebagai satu-satunya agama yang benar.

Baru-baru ini, Centre for Religious Freedom, sebuah lembaga yang menekuni bidang kebebasan beragama di Amerika Serikat, mengeluarkan hasil penelitian tentang kurikulum dan buku-buku yang diajarkan di sekolah-sekolah Arab Saudi. Salah satu temuan penting penelitian itu adalah bahwa kurikulum dan buku-buku Islam yang diajarkan sekolah-sekolah Arab Saudi penuh dengan kebencian dan permusuhan terhadap agama Yahudi, Kristen, dan kaum Muslim yang tak sepaham dengan ajaran Wahabi. (lagi…)