Iman Kristen Belajar Islam


Sejarah Hadis – Komentar2
Oktober 25, 2008, 8:20 am
Diarsipkan di bawah: Sejarah Hadis | Tag: , ,

PERINGATAN : SANGAT PANJANG

Sejauh ini, entry saya kali ini adalah entry yang menurut saya paling ‘berbahaya’.

Anda hanya punya dua pilihan;

  • Membaca dan memahami entry ini sampai habis.
  • Tidak membacanya sama sekali.

Kalau anda membacanya setengah-setengah, resikonya adalah persepsi anda mungkin akan melantur jauh dari apa yang ingin saya sampaikan. Sebagian dari anda mungkin sudah tahu apa yang akan saya tulis. Sebagian mungkin tidak. Saya tidak tahu.

Jadi kalau mau baca, tolong sampai habis.

Tarik napas. Tulisan ini terdiri dari empat bagian. Tiga bagian pertama berdiri sendiri, dan bagian keempat bertugas merekatkan mereka menjadi sebuah kesatuan. Baca semuanya sekaligus atau tidak sama sekali. Sebab kalau anda baca setengah-setengah, mungkin anda akan terjebak fenomena mutilasi ayat, menyebabkan makna yang anda tangkap jauh dari yang ingin disampaikan penulis. Dan fenomena ini tidak langka.
Tutup mata dan berdoalah terlebih dahulu… (lagi…)



Sejarah Hadis – Komentar1
Oktober 25, 2008, 7:37 am
Diarsipkan di bawah: Sejarah Hadis | Tag: , , , ,

Muqaddimah

Judul yang mengerikan tetapi itulah apa adanya. Penjelasannya bisa sangat panjang dan akan saya buat dengan sesederhana mungkin. Apa itu Sunnah? Nah bahaya kan kalau anda salah menangkap apa yang saya maksud. Sederhananya saya ambil yang ini

Sunnah adalah apapun yang berupa perkataan, perbuatan dan sikap yang dinisbatkan kepada Nabi SAW.

Tidak percayakah anda kalau Sunnah ini sudah direkayasa!. Mari pikirkan kemungkinan-kemungkinannya. Rasulullah SAW hidup 1400 tahun yang lalu artinya kita terpisah ruang dan waktu yang sangat jauh untuk mengakses apa itu sebenarnya Sunnah atau Bagaimana Sang Rasul SAW sebenarnya. Semudah itukah? belum karena para Pemuka konservatif akan menjawab semua keraguan atas Sunnah dengan menyatakan bahwa para Ulama sudah melakukan metode tersendiri untuk menjaga kemurnian Sunnah. Mereka telah melakukan pencatatan atas Sunnah dan Melakukan penyaringan dengan Metode khusus yang dapat anda lihat dalam Ulumul Hadis(yah berkaitan dengan Jarh wat Ta’dil dan sebagainya). (lagi…)



Sejarah Hadis
Oktober 25, 2008, 7:26 am
Diarsipkan di bawah: Sejarah Hadis | Tag: , , ,

 

TEMAN-teman yang akrab dengan studi Islam yang dikembangkan oleh orientalis di dunia akademia Barat sudah tentu mengenal teori proyeksi yang dikembangkan mula-mula oleh Ignaz Goldziher, diteruskan oleh Joseph Schacht, dan kemudian diradikalkan lagi dalam studi Quran oleh John Wansbrough.

Inti teori ini adalah bahwa banyak hadis sebetulnya muncul dan “dibuat” belakangan sebagai bagian dari debat-debat di kalangan ahli fikih perdana, kemudian dinisbahkan ke belakang (projected back) kepada Nabi. Kasus kongkretnya adalah: misalkan saja seorang ahli fikih sedang berdebat tentang suatu hukum. Lalu ia “menciptakan” sebuah hadis guna memberikan legitimasi dan otoritas pada pedapatnya itu, dan menisbahan hadis “buatan”-nya itu kepada Nabi.

Praktek “membuat hadis” palsu sangat luas terjadi dalam sejarah Islam perdana, terutama di kalangan para “da’i” dan penceramah yang disebut “al-qash-shash“. Agar ceramahnya menarik perhatian umat dan diperhatikan, seorang qash-shash sengaja menciptakan sebuah hadis dan dinisbahkan kepada Nabi. (lagi…)